OST Collabs Edition Sajikan Badminton

Partisipan OST Collabs Edition SD Mugeb dan Berlian School sajikan badminton. (tangkapan layar Alimmatul Ghoriyah/PWMU.CO)

PWMU.CO – OST Collabs Edition Sajikan Badminton. Olahraga, Seni, dan Teknologi (OST) Collabs Edition kembali digelar SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) dan SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School), Jumat (19/2/21) siang.

Kegiatan yang diadakan secara virtual ini menghadirkan pembina ekstrakurikuler bulu tangkis Berlian School: Dirga Aditya Rusma Hermawan SOr. Dia menyampaikan materi bertema “The Rules of Playing Badminton”.

Dirga menjelaskan, bermain bulu tangkis juga memiliki aturan tertentu, bukan sekadar bermain. “Aturannya meliputi perlengkapan bulu tangkis, jumlah pemain, cara memulai pertandingan, sistem penghitungan skor hingga pelanggaran yang tidak boleh dilakukan,” ujarnya membuka materi.

Perlengkapan bulu tangkis, sambungnya, terdiri atas dua komponen penting, yaitu raket dan shuttlecock.

Atlet yang tergabung dalam anggota Ikatan Bulu Tangkis Gresik ini juga menjelaskan jumlah pemain dalam olahraga bulu tangkis. “Ada yang tunggal (satu lawan satu), ganda (satu tim terdiri atas dua orang) dan ganda campuran (satu tim terdiri atas satu putra dan satu putri),” paparnya.

Penentuan skor kemenangan, lanjutnya, menggunakan sistem best of three. “Jadi, permainan bisa berlangsung sebanyak 2-3 babak. Apabila ada pemain yang memenangkan dua set berturut-turut, maka babak ketiga tidak perlu dilakukan,” ujar pria yang juga berprofesi sebagai guru olahraga ini.

Dia menambahkan bahwa pengumpulan skor dalam bulu tangkis adalah relly point. “Yang dikatakan sebagai pemenang adalah pemain yang berhasil mengumpulkan 21 poin lebih dulu,” sambungnya di hadapan peserta Zoom.

Tiga Macam Kartu

Dirga juga menerangkan beberapa pelanggaran yang harus dihindari saat bermain bulu tangkis. “Di antaranya adalah shuttlecock menyangkut di net, raket menyentuh net saat memukul shuttlecock, pemain sengaja mengulur-ulur waktu pertandingan, biasanya langsung dapat kartu,” tuturnya.

Dalam olahraga bulu tangkis, sambungnya, juga terdapat kartu pelanggaran, yaitu kartu kuning, merah, dan hitam. “Kartu kuning sebagai peringatan pertama, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Kartu merah langsung dikenakan hukuman berupa tambahan poin bagi tim lawan. Kartu hitam untuk kesalahan berat dan hukumannya berupa diskualifikasi,” terang dia.

Setelah menyampaikan materi, Dirga memutarkan dua video pertandingan bulu tangkis yang diperhatikan dengan saksama oleh para siswa.

Pada sesi tanya jawab, Najla Zhifara, siswi kelas II-Bougenville SD Mugeb mengajukan pertanyaan. “Kenapa kita harus berolahraga?” tanyanya.

“Bisa meningkatkan kebugaran tubuh dan imunitas kalian, agar tidak gampang terkena virus atau penyakit, kalian bisa berolahraga ringan di pagi hari,” jawab Dirga.

Dirga juga berpesan agar siswa SD Mugeb dan Berlian School tidak minder dengan postur yang dimiliki. “Pada umumnya orang Indonesia kan tidak terlalu tinggi ya, tapi di cabang olahraga bulu tangkis pernah mendominasi. Bergantung bagaimana usaha kalian untuk berlatih dan memiliki kemauan yang kuat, insyaallah bisa jadi atlet bulu tangkis,” paparnya.

Jaga Tradisi Juara

Kepala Berlian School Fauzuddin Ahmad SPd menyatakan OST bulu tangkis dihadirkan sebagai bagian dari menjaga tradisi juara.

“Bulu tangkis merupakan salah satu olahraga yang sukses mengharumkan bangsa atas prestasinya, karena itu dimunculkan dengan harapan bisa mencetak atlet bulu tangkis dari SD Mugeb maupun Berlian School,” ujarnya.

Sebagai Sekolah Sehat Nasional, lanjutnya, Berlian School tetap mengarahkan siswa untuk selalu menjaga kesehatan. “Salah satunya dengan belajar olahraga bulu tangkis ini,” jelasnya.

Hal serupa juga diungkapkan Erna Ahmad MPd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Mugeb. Dia berharap, kegiatan ini dapat memfasilitasi siswa yang berminat di bidang bulu tangkis, sesuai dengan tujuan SD Mugeb sebagai sekolah ramah anak.

“Meskipun via daring, melalui kegiatan ini saya harap siswa yang menaruh minat terhadap bulu tangkis dapat menyerap ilmunya dengan baik,” tuturnya. (*)

Penulis Mar’atus Sholichah. Editor Mohammad Nurfatoni

Sumber : https://pwmu.co/179961/02/24/ost-collabs-edition-sajikan-badminton/

 

Lima Manfaat Siswa Ikuti Ekstrakurikuler

Kegiatan OST secara daring SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (tangkapan layar Mar’atus/PWMU.CO)

PWMU.CO – Lima manfaat siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler disampaikan Alimmatul Ghoriyah SH dalam kegiatan Olahraga, Seni, dan Teknologi (OST) Collabs Edition. Acata bertema Upgrade Your Skill with OST ini digelar secara daring, Rabu (10/2/21)

Koordinator OST SD Muhammadiyah 2 GKB (Berlian School) Gresik ini menjelaskan lima manfaat itu. Pertama belajar mengatur waktu. Dengan mengikuti ekstrakurikuler siswa bisa lebih disiplin dan bisa mengatur waktu.

“Siswa bisa lebih memanajemen waktu dengan baik.Bisa membuat jadwal, semisal pagi mengikuti Zoom pembelajaran, siang sampai sore ikut ekstra,” ujarnya.

Yang kedua, lanjutnya, lebih percaya diri. Dengan mengikuti ekstrakurikuler siswa bisa lebih berani menunjukkan kemampuannya. “Kalau ikut ekstra ndak boleh pemalu, harus berani tampil dan menunjukkan bakatnya,” tutur wanita berdomisili di Dukun, Gresik ini.

Kemampuan Sosial yang Baik

Ima, sapaan akrabnya, mengatakan manfaat ketiga adalah memiliki kemampuan sosial yang baik.Dengan mengikuti ekstra, sambungnya, siswa bisa memiliki banyak teman baru yang mungkin berbeda kelas dengan kalian.

“Apalagi ada OST Collabs SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb) dan Berlian School seperti ini.Siswa bisa mengenal teman lebih banyak lagi,” paparnya, semangat.

Keempat, menyalurkan energi dan kreativitas.Agar energi siswa tidak terbuang sia-sia, lebih baik digunakan untuk mengikuti ekstrakurikuler. Jika mengikuti ekstra, energi siswa akan tersalur menjadi hal yang positif dan tentunya bisa menumbuhkan kreativitas mereka.

Kelima, lanjutnyam, mengembangkan minat dan bakat. “Siswa memiliki bakat dan kesukaan masing-masing. Ada yang suka melukis, berkuda, bermain musik, menari, dan banyak lagi, kemampuan itu bisa kita asah dan kembangkan di ekstrakurikuler,” tambahnya.

Masa Untuk Mencoba Banyak Hal

Hal senada juga disampaikan narasumber kedua, Mar’atus Sholichah. Koordinator OST SD Mugeb ini mengatakan selama usia masih muda, kita harus mencoba banyak hal sebagai bekal untuk masa depan.

“Yang ingin jadi dokter, boleh juga ikut ekstra MC, musik, dan yang lain, karena semua itu pasti bermanfaat untuk kita, mumpung masih muda, kita harus berani mengeksplor banyak hal,” ujarnya memotivasi peserta zoom.

Mar’ah, sapaan akrabnya, memaparkan ekstrakurikuler yang dimiliki SD Mugeb dan Berlian School, mulai dari menari, vlogger, melukis, musik, robotik, bahasa Jepang, film indie, futsal, panahan, berkuda, basket, dan tapak suci.

Selama pandemi, tuturnya, kegiatan ekstrakurikuler tidak bisa berjalan normal seperti biasanya.”Meskipun begitu, kita tetap berusaha maksimal menyediakan ruang untuk kalian, ada beberapa ekstra yang masih tetap berjalan via zoom,” ujarnya.

Siswa, tekannya, harustetap semangat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti halnya saat masuk sekolah. “Tetap semangat yaa mengikuti ekstra, semoga pandemi segera berakhir, agar kita bisa bertemu di sekolah dan mengikuti ekstrakurikuler seperti dulu,” ajaknya.

Sinergi Sekolah Muhammadiyah GKB

Kepala SD Mugeb M Nor Qomari SSi mengungkapkan OST Collabs ini merupakan salah satu bentuk sinergi sekolah Muhammadiyah GKB.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi 2 sekolah dalam jenjang SD, yaitu SD Mugeb dan Berlian  School dalam bidang OST,” ujarnya.

Ari, sapaannya, menjelaskan sebagai sekolah ramah anak, SD Mugeb menghadirkan wadah seluas-luasnya bagi potensi siswa yang beragam.

“Kami memiliki program OST yang beragam agar bisa maksimal dalam memenuhi hak siswa, apapun potensi mereka akan digali dan dikembangkan disini, salah satunya lewat kegiatan OST Collabs,” lanjutnya.

Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Berlian School Nur Hamidah SPdmengatakansebagai bentuk sinergi kegiatan ini bisa memberikan keefektifan belajar dan pengalaman bagi siswa.

“Harapan diadakan OST Collabs ini yakni bisa menyambung silaturahmi antar pembina OST dan para peserta OST dari dua sekolah.Partisipan OST daring juga diharapkan bisa naik jika dilaksanakan secara collabs,” tandasnya.(*)

Penulis Novita Zahiroh. Editor Ichwan Arif.

Sumber : https://pwmu.co/178957/02/18/lima-manfaat-siswa-ikuti-ekstrakurikuler/

Kisah Ruru & Momo

 

https://www.instagram.com/tv/CLVXlp8JkBp/?igshid=1sliuzgtppe69

Selamat pagi sahabat literasi mugeb, tetap semangat ya belajar di rumah

Oh iya sahabat mugeb, yuk kita simak cerita hari ini dari ustdzah Rizka Sri Wulandari yang menceritakan tentang seorang sahabat yang suka menolong orang lain tanpa meminta balasan, yuk simak cerita lengkapnya hanya di IGTV ❤️

☺️ Selamat menyaksikan