Ada Eksperimen Oobleck di BTS SD Mugeb 

Lailatul Mabadi Chaira SSi saat memandu siswa melakukan eksperimen (Tangkapan layar Indra Setiawan/PWMU.CO)

PWMU.CO – Ada Eksperimen Oobleck di BTS SD Mugeb. Mengawali tahun pelajaran baru, SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) mengajak siswa belajar hal yang baru melalui Eksperimen Oobleck.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada acara Back to School (BTS) yang digelar secara virtual via Zoom Cloud Meetings, dan diikuti oleh siswa kelas I-VI, Senin (12/6/21).

Wakil Kepala SD Mugeb Sekolah Bidang Pengembangan Pendidikan Khoiro Numsyah SPd, mengungkapkan alasan memilih Eksperimen Oobleck sebagai materi untuk mengawali tahun ajaran baru.

“Karena eksperimen tersebut sederhana, unik, dan menurut saya ini baru bagi anak,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Eksperimen Ooblek, mengajarkan tentang sifat dan wujud benda. Dengan keunikannya, oobleck membuat anak penasaran dan memotivasi mereka untuk senang mencoba.

“Oobleck adalah zat yang dapat berubah tingkat kekentalannya atau vikositas. dari padat menjadi cair atau sebaliknya karena pengaruh tekanan yang diberikan,” jelasnya.

Khoiro, sapaan akrabnya, juga menjelaskan alasan lain memilih Eksperimen Oobleck karena alat dan bahannya mudah didapatkan dan cara membuatnya juga mudah.

Menurut Khoiro, kegiatan ekperimen oobleck yang dikemas layaknya workshop ini memberikan beberapa manfaat bagi siswa. Pertama, memicu keingintahuan siswa tentang hal-hal yang ada di sekitarnya sehingga siswa bisa kreatif bereksplorasi untuk belajar hal baru.

Kedua, dapat melatih kemampuan menyimak dan mendengarkan. “Guru memandu anak-anak dalam bereksperimen, langkah-langkah ekperimennya dijelaskan dan dipraktikkan secara detail sehingga untuk bisa berhasil anak-anak harus menyimak dan mendengarkan dengan baik,” ujar guru berkacamata ini.

Ketiga, dapat melatih siswa merespon dalam dialog interaktif. “Guru akan sering bertanya pada siswa terkait eksperimen yang akan dilakukan dan tentu ini akan mendorong siswa untuk merespon atau menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut,” tuturnya.

Keempat, dapat melatih kemampuan sensoris. Khoiro menuturkan bahwa kegiatan eksperimen oobleck ini merupakan satu dari rangkaian kegiatan menyambut kembali siswa di tahun ajaran yang baru. Untuk selanjutnya sekolah sudah menyiapkan banyak sekali kegiatan yang lebih seru.

“Kami sudah menyiapkan banyak sekali kegiatan yang lebih seru dan tentunya mendukung anak-anak dalam mengembangkan kemampuan, minat, dan bakatnya sesuai dengan tujuan program sekolah ramah anak yang saat ini sedang kami jalankan,” tutur guru kelahiran 1989 ini.

Antusiasme Partisipan

Eksperimen Oobleck ini diikuti dengan antusias oleh siswa, seperti diakui Muhammad Zayyan Maulana. Siswa kelas V Amerika ini mengaku baru pertama kali mencoba eksperimen oobleck.

“Sebenarnya aku pernah lihat sekilas eksperimen ini di YouTube tapi baru tahu kalo namanya oobleck dan baru pertama kali mencoba,” ujar siswa yang biasa dipanggil Iyan ini.

Yang jelas, lanjutnya, eksperiman ini asyik karena aku jadi mengerti keunikannya yakni bisa berwujud padat dan cair tergantung tekanan yang kita berikan. Tentu, ini pengalaman dan pengetahuan baru untukku.

Selain Iyan, Aqila Khansa Ardiansyah, siswa kelas II Bougenville juga merasa senang bisa mencoba Eksperimen Oobleck. “Aku baru tahu tentang oobleck dan aku merasa senang bisa mencobanya,” ujar siswa yang hobi menggambar dan bersepeda ini. (*)

Penulis Farida Lutfiatul Jannah Editor Mohammad Nurfatoni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *