Yuk, Ikuti Lomba Sambung Ayat Tiktok


Assalamu’alaikum, adik-adik TK yang sholih sholihah

Sudah siapkah menyambut Peringatan Hari Besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW ???

Yuk, kita isi peringatan hari besar Islam ini dengan berkompetisi dan berkreasi dalam kegiatan “My Prophet, My Idol”

Ada lomba Video TikTok Sambung Ayat, loh!
Yukk ikutan dengan klik link TikTok berikut!

TK A:
https://vt.tiktok.com/ZSeLFNauJ/

TK B:
https://vt.tiktok.com/ZSe8KSyUL/

GRATISS !!!

Daftar dan kirimkan link video TikTok sambung ayatmu di link berikut: https://bit.ly/MyProphetMyIdol

#sdmugeb
#sekolahramahnak
#sekolahpenggerak
#sekolahpolisicilik
#kelasolimpiade

SD Mugeb Targetkan Satu Ton Sampah untuk Sedekah

Naura Aska Silmi mengikuti pekan sedekah sampah. SD Mugeb Targetkan Satu Ton Sampah untuk Sedekah (Viki Safitri)

PWMU.CO – SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) menargetkan satu ton sampah pada aksi Pedas (Pekan Sedekah Sampah), yang digelar 5-15 Oktober 2021.

Sampah yang dapat disedekahkan adalah kertas, plastik, kaca, dan logam. Hasil sedekah sampah akan didonasikan untuk fakir miskin, dhuafa, anak yatim, pasukan kuning dan hijau Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik.

Kegiatana ini dilakukan sebagai dukungan program Pedas yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik.

Pedas Melatih Kepedulian Siswa 

Mulai Selasa (5/10/2021) pagi terlihat siswa-siswi SD Mugeb berbondong-bondong membawa sampah dari rumah mereka. Sampah tersebut dimasukkan ke tempat yang telah disediakan sesuai dengan jenisnya. Sebagian besar sampah yang terkumpul berupa botol air mineral bekas dan kardus.

Tak hanya mengumpulkan sampah, siswa-siswi juga diminta untuk memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Sehingga mereka juga sekaligus dapat belajar memilah dan mengkategorikan sampah.

Kepala SD Mugeb M Nor Qomari mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat melatih kepedulian siswa terhadap lingkungan.

“Acara sedekah sampah ini menjadi media pembelajaran yang tepat untuk menanamkan kepedulian anak sejak dini,” ujarnya.

“Anak jadi memahami bahwa sampah bisa diolah menjadi bahan yang bernilai (recycle), selain itu sampah juga memiliki nilai jual (revalue) yang nanti hasil penjualannya bisa diberikan ke orang-orang yang berhak,” tambahnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Pembiasaan Pembinaan Karakter Nur Hamidah SPd menambahkan program ini selaras dengan visi SD Mugeb sebagai sekolah ramah anak. “Yaitu menanamkan jiwa peduli terhadap sesama.” Ujarnya. (*)

Penulis Viki Safitri Editor Mohammad Nurfatoni

Polisi Cilik SD Mugeb Dikukuhkan

Suasana pengukuhan Polisi Cilik SD Mugeb. Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Engkos Sarkozy saat mengukuhkan Pocil SD Mugeb didampingi M Nor Qomari. (Afrizal/PWMU.CO)

PWMU.CO – Polisi Cilik SD Mugeb Dikukuhkan, Ini Keunggulannya. SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (SD Mugeb) mengukuhkan 25 siswa sebagai polisi cilik (pocil) pada Jumat (23/9/21).

Pengukuhan Pocil yang terdiri atas siswa kelas IV dan V ini dilakukan langsung oleh Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Engkos Sarkozy SIK MSi dan Kepala SD Mugeb Moch Nor Qomari SSi.

Dalam sambutan pengukuhan, Engkos Sarkozy mengapresiasi adanya Polisi Cilik di SD Mugeb ini. Menurutnya, program polisi cilik ini adalah program yang sangat bagus untuk melatih kedisiplinan anak-anak sedari dini.

“Sikap disiplin tidak bisa secara langsung ditumbuhkan, butuh proses yang panjang untuk menumbuhkan sikap itu, dan SD Mugeb sudah memulainya,” jelasnya.

Keunggulan Pocil

M Nor Qomari SSi menyatakan bahwa sebagai satu-satunya Sekolah Polisi Cilik di Gresik, Pocil SD Mugeb memiliki beberapa program unggulan.

Pertama, pocil menjadi agen kedisiplinan dan ketertiban siswa-siswi SD Mugeb. Kedua, pocil menjadi agen penegak protokol kesehatan di lingkungan SD Mugeb.

“Ketiga, pocil menjadi wakil Kabupaten Gresik maupun Jawa Timur dalam event polisi cilik dan keempat, pocil juga ikut serta dalam kegiatan kepolisian, khususnya satuan lalu lintas, baik di dalam maupun di luar sekolah,” terang pria yang akrab disapa Ari ini.

Menurut Ari, program polisi cilik menjadi salah satu penguat SD Mugeb sebagai sekolah ramah anak.

“SD Mugeb sebagai sekolah ramah anak menjamin aktivitas warga sekolah tidak ada bullying atau perundungan sehingga diharapkan pocil ini bisa menjadi teladan agar setiap anak saling menghormati, bertutur kata yang santun, dan tidak ada kekerasan fisik maupun verbal,” ungkap Ari saat diwawancari PWMU.CO, Senin (27/9/2021).

Selain itu, lanjutnya, melalui pocil diharapkan misi SD Mugeb sebagai sekolah penggerak juga dapat tercapai, salah satunya yaitu para siswa memiliki enamprofil pelajar Pancasila.

“Melalui pocil, harapannya mereka memiliki karakter beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif,” tuturnya.

Selain pengukuhan polisi cilik, dalam kesempatan yang sama SD Mugeb dan Satlantas Polres Gresik juga menandatangani MoU.

Salah satu anggota pocil, Muhammad Akhtar Tsaqif Fakhrullah, siswa Kelas VAsia SD Mugeb mengaku senang dan bangga saat dikukuhkan menjadi pocil.

“Senang jadi polisi cilik, kayak Eyang Kung (kakek) jadi polisi di Duduk Sampeyan,” ungkapnya. (*)

Penulis Mar’atus Sholichah Editor Mohammad Nurfatoni