Category Archives: Patroli Keamanan Sekolah

Dilantik Satlantas Polres Gresik, PKS SD Mugeb Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu-Lintas

Sebanyak 446 siswa SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) mengikuti pelantikan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) bertema ‘Aku Pahlawan Masa Kini Siap Menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas’, Kamis (7/11/19).

Dimulai pukul 07.00 – 08.30 WIB, upacara pelantikan yang digelar di lapangan SD Mugeb ini diikuti siswa kelas IV, V, dan VI. PKS SD Mugeb dilantik oleh Satlantas Polres Gresik yang kali ini diwakili oleh IPTU Khairul Alam SH.

Dalam sambutannya, Khoirul menjelaskan tugas dari PKS, yaitu menumbuhkan sikap disiplin, tertib, dan melindungi keamanan sekolah maupun di luar sekolah.

“Setiap ada kegiatan yang menjaga keamanan di lingkungan sekolah ya tim PKS selain tanggung jawab satpam sebagai security,” ujarnya.

KBO Satlantas Gresik ini menambahkan di samping menjaga keamanan sekolah, PKS juga sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Banyak pengguna jalan yang tidak patuh berlalu lintas terutama pelajar, dengan adanya PKS ini kami berharap nantinya bisa mengurangi jumlah pelanggaran di jalan”, imbuhnya.

Hal senada disampaikan Kepala SD Mugeb Fony Libriastuti. “Pelantikan PKS ini kami laksanakan supaya anak-anak sejak dini bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sehingga bisa mengajarkan dan mengingatkan orangtuanya barangkali mereka terlupa akan keselamatan berlalu lintas,” kata dia.

Pelantikan ditandai dengan penyematan topi kepada perwakilan anggota PKS SD Mugeb. Usai pelantikan, peserta diberi edukasi langsung oleh Satlantas Polres Gresik tentang safety riding, yaitu cara berkendara yang benar dan aman, selain itu juga ada penampilan Polisi Cilik (Pocil) SD Mugeb.

Gandeng Satlantas Polres Gresik, SD Mugeb Demonstrasikan Safety Riding

Tim Patroli Keamanan Sekolah (PKS) SD Muhammadiyah 1 GKB atau yang dikenal dengan SD Mugeb—resmi dilantik oleh Satlantas Polres Gresik di lapangan SD Mugeb, Kamis (7/11/19).

Pelantikan yang dilakukan oleh KBO Satlantas Polres Gresik IPTU Khairul Alam SH ini mengusung tema “Aku Pahlawan Masa Kini, Siap Menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas” dan diikuti 154 anggota PKS yang berasal siswa kelas V.

Selepas pelantikan, mereka dikenalkan dengan safety riding (berkendara yang aman) yang didemonstrasikan oleh Bripka Arif Dalsim dan Bripka Sherli Vankip dengan mengendarai motor gede (moge).

Dari SD Mugeb, diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah (waka) Umum M. Taufik MPd dan Waka Kurikulum Erna Achmad MPd dengan mengendarai motor Vespa.

Ferdian Sanjaya, (V-Ahmad Dahlan), Reghan Hafaz Nararya (V-AR Fachruddin), Saffana Az Zahra (V-Mas Mansyur), dan Amira Althafunniza Syafianolla (V-Sudirman) mengikuti praktik safety riding dengan dibonceng oleh para polisi dan waka.

Sebelum dilakukan safety riding, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik IPDA Darwoyo SH memberikan penjelasan bagaimana cara agar kita bisa tertib berlalu lintas.

“Kita akan memberikan contoh bagaimana pahlawan masa kini mampu menjadi pelopor tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Menurutnya, tidak orang tua saja yang wajib menggunakan helm dalam berkendara tetapi anak-anak juga. Tim PKS SD Mugeb ini adalah pahlawan masa kini yang mampu menjadi pelopor berlalu lintas.

“Usia dini saja sudah tertib berlalu lintas bagaimana dengan usia dewasa harus lebih bisa. Nah, tim PKS SD Mugeb akan membuktikannya,” tandasnya.

SD Mugeb, melalui tim PKS berkomitmen menjadi pelopor berlalu lintas dengan mempraktikkan bagaimana tata cara menggunakan helm yang benar. “Gunakan helm yang berstandar SNI,” ajaknya.

Darwoyo juga menyampaikan bahwa memakai helm tidak sembarangan. “Memakai helm yang baik dan benar harus sampai bunyi ‘klik’, talinya sudah benar, talinya sudah terkait sampai bunyi ‘klik’. Kalau jatuh, kepala kita bisa terlindungi,” jelasnya.

Setelah menggunakan helm selanjutnya dipraktikkan tata cara membonceng dan dibonceng yang benar.

“Pertama, gunakan helm berlogo SNI dulu yang  baik dan benar sampai bunyi klik. Pastikan juga ada dua spion. Setiap hari pagi, siang, malam lampu tetap on (menyala). Kemudian, jangan lupa kaki nempel pada foot step (pijakan kaki),” terangnya.

Adik-adik, sambungnya, tidak boleh terlena, harus pegangan pada orang tua sebagai upaya supaya tidak terjadi kecelakaan. “Kaki juga harus nempel tidak boleh nggantung.” urainya di depan peserta upacara yang terdiri atas siswa kelas IV, V dan VI.

Selanjutnya, klakson dibunyikan sebagai aba-aba atraksi dimulai. Polisi dan waka kemudian mulai mempraktikkan safety riding.

Darwoyo menambahkan, kita harus konsentrasi dan menjaga jarak aman serta orang yang dibonceng pun juga wajib menggunakan helm.

“Baik yg dibonceng maupun yang membonceng wajib menggunakan helm ber SNI. Kita harus berani mengingatkan ke teman-teman maupun orang tua untuk menggunakan helm,” imbuhnya.

Selain demonstrasi safety riding, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh penampilan tim Polisi Cilik (Pocil) dan tim Paduan Suara (Padus) SD Mugeb.

Penampilan tim Pocil yang meraih Best Costume II di ajang Pemilihan Pocil Jawa Timur tahun 2019 ini mendapat sambutan meriah dari semua peserta upacara.

Darwoyo berpesan agar tim PKS SD Mugeb selalu amanah. “Sudah dilantik, jadi harus punya tugas dan tanggung jawab menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” pesannya. Dia juga meminta untuk membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan.

Polisi Cilik SD Mugeb Dapat Pujian Sekretaris PWM Jatim, Didoakan Menangi Lomba Tingkat Provinsi

Penampilan Polisi Cilik SD Mugeb.

Modal kemajuan suatu bangsa adalah tingginya tingkat kesadaran warga dalam membiasakan diri untuk hidup disiplin, bersih, dan tertib. 

Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Ir Tamhid Masyhudi itu disampaikan dalam amanat sebagai Pembina Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di SMAM 10 GKB, Sabtu (17/8/19). 

Upacara diwarnai dengan berbagai tampilan sekolah Muhammadiyah GKB, seperti atraksi Polisi Cilik (Pocil) dari SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb).

Pocil adalah salah satu program unggulan yang dimiliki SD Mugeb untuk memfasilitasi siswa dalam belajar hidup disiplin.

“Luar biasa tampilan Pocil SD Mugeb tadi. Ini menunjukkan anak-anak memiliki kedisiplinan dan intelegensi yang tinggi,” komentar Tamhid. Kalau enggak, tambahnya, pasti sudah terjadi tubrukan saat berganti formasi.

Pelatih pocil, Wildan Febriansyah, mengakui untuk mempersiapkan tampilan tersebut tidaklah mudah. “Biasanya siswa SMA butuh waktu tiga bulan untuk tampilan seperti itu. Sedangkan tampilan ini kami hanya mempersiapkannya dalam tiga pekan,” tutur Purna Paskibraka Kabupaten Gresik tahun 2013 itu.

Apalagi untuk anak sekolah dasar, tambah Wildan, sebenarnya mereka masih belum waktunya untuk PBB ber-power. Ditambah lagi mereka harus menghafalkan banyak sekali gerakan dan formasi.

“Anggap saja ini pemanasan, masih harus terus berlatih untuk mempersiapkan lomba Polisi Cilik se-Jatim bulan depan,” ujar Wildan.

Tamhid Masyhudi juga menyampaikan selamat dan semangat kepada tim Pocil SD Mugeb yang akan mewakili Kabupaten Gresik untuk mengikuti Lomba Polisi Cilik pada bulan September mendatang.

“Sebagai sebuah apresiasi dari talenta seorang anak itu harus ditunjukkan pada prestasi. Prestasi itu bisa kita raih tatkala anak-anak itu kita tandingkan. Semoga tim Pocil SD Mugeb bisa meraih juara tingkat Jawa Timur bahkan tingkat nasional,” tuturnya.

X